Geliat
Asuransi Syariah di Indonesia - Prudential Dukung Perkembangan Industri Syariah
di Indonesia
Jakarta, 9 November 2012 – Sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi yang
mencapai 6,3 persen (1) di kawasan Asia Tenggara pada tahun 2011 serta sebagai
negara berpenduduk Muslim terbesar, Indonesia memiliki peluang yang sangat
besar di dunia bisnis asuransi jiwa syariah. Berdasarkan data dari Kementerian
Keuangan, dalam kurun waktu lima tahun, pasar asuransi syariah tumbuh sebesar
53 persen, yaitu mencapai Rp 7,3 triliun. Sementara hingga akhir tahun lalu,
asuransi syariah mencetak premi sebesar Rp4,97 triliun atau tumbuh 34,9%
dibandingkan tahun sebelumnya (2). Pertumbuhan terkini juga dapat dilihat dari
total pemasukan premi syariah dari PT Prudential Life Assurance (Prudential
Indonesia) yang mencapai Rp997,9 miliar, naik 24,2 persen, sampai 30 Juni 2012
dibanding periode yang sama di tahun 2011.
Menyadari potensi perkembangan pasar yang besar serta mendengarkan kebutuhan
konsumen untuk mendapatkan proteksi jiwa yang didasari oleh prinsip-prinsip
syariah, Prudential Indonesia mengembangkan unit bisnis syariahnya sejak tahun
2007.
William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia mengatakan,
“Asuransi jiwa syariah memiliki peluang yang luar biasa besar di Indonesia,
melihat beberapa faktor utama seperti populasi Muslim terbesar di dunia, PDB
yang terus meningkat, penetrasi asuransi yang masih rendah, serta meningkatnya
kelas menengah. Hasil mendengarkan kami melalui survei menunjukkan bahwa baru
1% dari responden survei yang memiliki asuransi jiwa syariah. Dari yang tidak
memiliki, 12% mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa syariah. Ini angka
yang cukup baik untuk menggambarkan potensi pasar yang ada.
William melanjutkan, “Survei kami tersebut juga menunjukkan bahwa dari mereka
yang tidak mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa syariah, jumlah
terbesarnya, yaitu 38% mengatakan bahwa alasan mereka karena tidak mengerti
mekanisme atau produknya. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi tentang asuransi
jiwa syariah perlu terus dilakukan. Kami sangat gembira dipercaya oleh
masyarakat untuk menyediakan perlindungan berbasis syariah melalui produk
PRUlink syariah. Sampai 30 Juni 2012, peningkatan kontribusi (premi) baru dari PRUlink
syariah mencapai 25,7 persen. Hasil ini mengindikasikan bahwa produk-produk
syariah kami mendapatkan respon yang baik dari masyarakat, dan atas dasar
kepercayaan mereka tersebut Prudential bersyukur dapat memimpin pasar asuransi
jiwa syariah di Indonesia.”
1 Badan Pusat Statistik
2 Laporan di media massa
Selama kurun waktu lima tahun belakangan, pertumbuhan asuransi jiwa syariah
memperlihatkan kontribusi yang meningkat terhadap pertumbuhan perekonomian
syariah itu sendiri. Hal ini tidak hanya disebabkan oleh semakin meningkatnya
kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi jiwa, namun mereka juga
menemukan bahwa asuransi jiwa syariah memberikan nilai lebih bagi kehidupannya.
Pertama, konsep risk-sharing (berbagi risiko antar peserta, berbeda dengan
asuransi konvensional yang mengalihkan risiko dari nasabah ke perusahaan
asuransi) merupakan sebuah daya tarik dari produk ini, yang menarik bagi
konsumen Muslim dan juga non Muslim. Kelebihan lainnya adalah bagaimana dalam
produk unit link syariah misalnya, premi dialokasikan ke dalam instrumen
investasi yang portofolionya sesuai dengan prinsip syariah, yaitu tidak
memperdagangkan unsur-unsur yang dilarang oleh agama Islam. Nilai kebaikan
lainnya, jika perusahaan mendapatkan keuntungan dari unit bisnis syariah, 2,5
persen dari keuntungan tersebut harus dialokasikan untuk zakat kepada pihak
yang berhak menerima.
Prudential Indonesia mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat yang ada
dan terus berupaya memenuhinya dengan ragam solusi keuangan. Sejalan dengan
itu, PRUlink syariah dirancang untuk dapat memenuhi beragam
kebutuhan perlindungan sekaligus investasi berbasis syariah bagi konsumen di
Indonesia. PRUlink syariah terdiri dari dua produk utama, yaitu PRUlink
syariah assurance account (PAA Syariah) dan PRUlink syariah
investor account (PIA Syariah). PAA Syariah menyediakan keleluasaan memilih
salah satu atau bahkan kombinasi dari tiga pilihan investasi syariah yang
tersedia untuk pertumbuhan keuangan masa depan konsumen dengan pembayaran
kontribusi secara reguler. Sementara PIA Syariah merupakan produk berkontribusi
tunggal. Keduanya memberikan pilihan bagi para nasabah dalam memilih
perlindungan terkait investasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Melalui sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan dan daya tarik nilai
kebaikan yang ditawarkan dalam konsep risk-sharing serta investasi ke
portofolio yang berbasis syariah, maka potensi pertumbuhan industri asuransi
jiwa syariah dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi. Kami berkomitmen
penuh untuk mengembangkan bisnis syariah ke depannya dan berperan sebagai
pemimpin pasar yang bertanggung jawab, patuh pada peraturan serta terus mendengarkan
dan memahami kebutuhan asuransi jiwa syariah masyarakat, serta pada gilirannya
terus mendukung pertumbuhan industri Syariah di Indonesia,” tutup William Kuan.
Menyadari potensi perkembangan pasar yang besar serta mendengarkan kebutuhan konsumen untuk mendapatkan proteksi jiwa yang didasari oleh prinsip-prinsip syariah, Prudential Indonesia mengembangkan unit bisnis syariahnya sejak tahun 2007.
William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia mengatakan, “Asuransi jiwa syariah memiliki peluang yang luar biasa besar di Indonesia, melihat beberapa faktor utama seperti populasi Muslim terbesar di dunia, PDB yang terus meningkat, penetrasi asuransi yang masih rendah, serta meningkatnya kelas menengah. Hasil mendengarkan kami melalui survei menunjukkan bahwa baru 1% dari responden survei yang memiliki asuransi jiwa syariah. Dari yang tidak memiliki, 12% mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa syariah. Ini angka yang cukup baik untuk menggambarkan potensi pasar yang ada.
William melanjutkan, “Survei kami tersebut juga menunjukkan bahwa dari mereka yang tidak mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa syariah, jumlah terbesarnya, yaitu 38% mengatakan bahwa alasan mereka karena tidak mengerti mekanisme atau produknya. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi tentang asuransi jiwa syariah perlu terus dilakukan. Kami sangat gembira dipercaya oleh masyarakat untuk menyediakan perlindungan berbasis syariah melalui produk PRUlink syariah. Sampai 30 Juni 2012, peningkatan kontribusi (premi) baru dari PRUlink syariah mencapai 25,7 persen. Hasil ini mengindikasikan bahwa produk-produk syariah kami mendapatkan respon yang baik dari masyarakat, dan atas dasar kepercayaan mereka tersebut Prudential bersyukur dapat memimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia.”
1 Badan Pusat Statistik
2 Laporan di media massa
Selama kurun waktu lima tahun belakangan, pertumbuhan asuransi jiwa syariah memperlihatkan kontribusi yang meningkat terhadap pertumbuhan perekonomian syariah itu sendiri. Hal ini tidak hanya disebabkan oleh semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi jiwa, namun mereka juga menemukan bahwa asuransi jiwa syariah memberikan nilai lebih bagi kehidupannya. Pertama, konsep risk-sharing (berbagi risiko antar peserta, berbeda dengan asuransi konvensional yang mengalihkan risiko dari nasabah ke perusahaan asuransi) merupakan sebuah daya tarik dari produk ini, yang menarik bagi konsumen Muslim dan juga non Muslim. Kelebihan lainnya adalah bagaimana dalam produk unit link syariah misalnya, premi dialokasikan ke dalam instrumen investasi yang portofolionya sesuai dengan prinsip syariah, yaitu tidak memperdagangkan unsur-unsur yang dilarang oleh agama Islam. Nilai kebaikan lainnya, jika perusahaan mendapatkan keuntungan dari unit bisnis syariah, 2,5 persen dari keuntungan tersebut harus dialokasikan untuk zakat kepada pihak yang berhak menerima.
Prudential Indonesia mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat yang ada dan terus berupaya memenuhinya dengan ragam solusi keuangan. Sejalan dengan itu, PRUlink syariah dirancang untuk dapat memenuhi beragam kebutuhan perlindungan sekaligus investasi berbasis syariah bagi konsumen di Indonesia. PRUlink syariah terdiri dari dua produk utama, yaitu PRUlink syariah assurance account (PAA Syariah) dan PRUlink syariah investor account (PIA Syariah). PAA Syariah menyediakan keleluasaan memilih salah satu atau bahkan kombinasi dari tiga pilihan investasi syariah yang tersedia untuk pertumbuhan keuangan masa depan konsumen dengan pembayaran kontribusi secara reguler. Sementara PIA Syariah merupakan produk berkontribusi tunggal. Keduanya memberikan pilihan bagi para nasabah dalam memilih perlindungan terkait investasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Melalui sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan dan daya tarik nilai kebaikan yang ditawarkan dalam konsep risk-sharing serta investasi ke portofolio yang berbasis syariah, maka potensi pertumbuhan industri asuransi jiwa syariah dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi. Kami berkomitmen penuh untuk mengembangkan bisnis syariah ke depannya dan berperan sebagai pemimpin pasar yang bertanggung jawab, patuh pada peraturan serta terus mendengarkan dan memahami kebutuhan asuransi jiwa syariah masyarakat, serta pada gilirannya terus mendukung pertumbuhan industri Syariah di Indonesia,” tutup William Kuan.